Titik Api (Hotspot ) Muncul di Rohil Jadi Early Warning bagi Pemkab.

0
895

BAGANSIAPIAPI TINTARIAU.COM.  Rabu 11/01/2017  – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi sejumlah titik panas, yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebanyak 3 titik terpantau di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Demikian hal ini disampaikan Kepala Badan Pengulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil H Azhar Achmad Ali  SE Msi, Rabu (11/1/2017) di Bagansiapiapi. “Menurut Laporan BMKG yang kita terima ada tiga titik, itu terpantau pada Selasa 10 Januari pada sore hari,” katanya.

Untuk titik yang terpantau dua titik di Bagan sinembah dan satu titik di Kepenghuluan Putat, Kec. Tanah Putih. Ia menjelaskan titik panas di Riau mulai terpantau sejak Minggu 8 Januari 2017. Saat itu satelit mendeteksi enam titik panas di sejumlah kabupaten di Riau. Selanjutnya pada Senin 9 Januari, titik panas terpantau ada tujuh titik. Tujuh titik tersebut terpantau di Kabupaten Siak dan Pelalawan masing-masing tiga titik dan Kuantan Singingi satu titik. Sementara pada Selasa titik panas terpantau berkurang menjadi tiga kabupaten. Masing-masing titik panas terpantau di Siak, Rokan Hilir, dan Indragiri Hulu.

“Februari ini kita masuk musim kemarau. Ini yang harus diwaspadai terutama daerah yang berpotensi rawan kebakaran,” ujar mantan Asisten III bidang Kesra Setdakab Rohil itu. Dirinya berharap dengan terpantaunya titik-titik panas pada awal 2017 ini diharapkan menjadi early warning atau peringatan dini bagi wilayah yang terjadi kebakaran. Untuk Rohil daerah rawan seperti di Kec. Bangko, Kecamatan Pasir Limau Kapas (palika), Kec. Kubu dan Kuba serta Kec. Tanah Putih dan Bagansinembah.

“Kita akan lakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan untuk mencari titik yang terpantau dan jika memang adanya kebakaran hutan atau lahan kita akan langusung padamkan,” ujarnya.  Ditambahkan, pada awal tahun masuk musim kemaraun sehingga dikhawatirkan menjadi pemicu musibah karlahut yang terjadi seperti tahun 2015 dan 2016 silam. “Jadi harus dipantau sejak dini, kita akan langsung bergerak ke lapangan untuk memeriksa, untuk laporan titik api berikutnya akan kita terima pada Rabu sore hari ini,” pungkasnya.

( tintariau.com / Jum’s ).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini