Resmi Pengukuhan Pengurus MKA dan DPH LAMR Rohil Masa Bakti 2022-2027

0
42

ROHIL TINTARIAU.COM , Bagansiapiapi , Selasa 18 Juli 2023  – Afrizal Sintong.S.IP Bupati Rokan Hilir , nhadiri pengukuhan pengurus Majelis Kerapatan Adat (MKA) dan Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rohil periode 2022-2027, Senin (17/7/2023).

Pengukuhan pengurus MKA dan DPH LAM Riau Kabupaten Rohil yang dipusatkan di kantor LAM, Jalan Kecamatan, Batu Enam tersebut secara langsung dilakukan oleh ketua MKA LAM Riau Datuk Seri Marjohan Yusuf.

Usia dilantik, kemudian dilanjutkan dengan acara adat tepuk tepung tawar yang diawali oleh ketua MKA Riau dan dilanjutkan oleh Bupati Rohil Afrizal Sintong. Tampak hadir Asisten II Pemrov Riau Job Kurniawan, mantan Gubernur Riau Saleh Djasit, unsur forkopimda dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohil.

Ketua umum MKA LAM Rohil Nasrudin Hasan dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Bupati dan seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan sehingga pengukuhan LAMR Rohil dapat dilaksanakan.

Dia menilai adanya pergeseran nilai budaya yang terjadi saat ini, untuk itu peran LAMR ke depannya ambil bagian khususnya di dunia pendidikan agar nilai budaya dapat ditanamkan di sekolah-sekolah.

Di tempat yangsama , Bupati Rohil Afrizal Sintong SIP dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus MKA LAMR Kabupaten Rohil yang telah dikukuhkan, mudah-mudahan kedepan LAMR Rohil bisa bekerjasama dengan baik dan tentu menjaga marwah Melayu di negeri ini.

“Kami telah membuat satu Perda tentang adat istiadat yang mengatur banyak hal. Karena adat lebih lembut dari aturan, dan terbentuklah Perda tentang Pilpeng,” ucapnya.

Bahwa masyarakat  Melayu itu ramah-ramah dan tidak memandang suku apapun yang datang,”Kita harus duduk bersama bagaimana memikirkan daerah kita ini. Sebagai bupati saya ingin Adat ini di lestarikan, jangan hanya LAM ini mengurus nikah saja, kami ingin LAM bekerja sesuai dengan fungsinya melestarikan dan menjaga Adat Melayu,” imbuhnya.

Masih menurut Bupati,”meminta kepada LAM selaku orangtua yang dituakan jangan menjadi penonton di negeri sendiri, “Harapan kami dengan terbentuknya LAM ini masyarakat kita tidak menjadi penonton dan ekonominya terpenuhi. Tentunya harus mampu bersaing dengan masyarakat luar maka dari itu kita harus kompak,” ungkapnya.

( Redaksi TR /Sutrisno / Jumaris )

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini