Plt. Kadis Kominfotiks Kab.Rohil , Pemkab Siapkan Dana Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

0
351

ROKAN HILIR TINTARIAU.COM Bagansiapiapi Jum’at 03/04/2020 – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir memastikan telah menyiapkan sejumlah dana untuk membantu  masyarakat yang ekonominya terdampak wabah Covid-19. Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kadis Kominfotiks Kabupaten Rokan Hilir Hermanto Uban di ruang Media Center Gugus Tugas Tanggap Covid-19, Mes Datuk Batu Hampar, Kamis sore (2/4/2020).

Sejumlah dana yang disiapkan bersumber dari pemangkasan anggaran dari beberapa kegiatan pemerintah, terutama dari belanja aparatur dan kegiatan bimtek, sosialisasi yang sifatnya menghimpun orang banyak pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berdasarkan data yang ada, di kabupaten yang berjuluk Negeri Seribu Kubah ini, warga yang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) berjumlah lebih kurang 16.000 kepala keluarga. Namun dikarenakan banyaknya masyarakat tidak dapat memperoleh penghasilan, maka warga yang terdampak dari pencegahan Covid-19 ini akan melebihi angka tersebut.

Dana yang dihimpun dari pemangkasan anggaran dan penundaan kegiatan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir ini, selain akan digunakan untuk mengadakan alatkesehatan, Alat Pelindung Diri (APD) serta barang logistik lain yang diperlukan dalam mencegah penularan Covid-19, juga akan digunakan untuk pengadaan paket sembako.

Terkait kriteria keluarga yang akan mendapatkan bantuan, pendataannya dilakukan oleh masing-masing lurah ataupun kepenghuluan dengan memberdayakan Ketua Rukun Tetangga (RT), karena RT lah yang mengetahui persis kondisi ekonomi warganya.

Semakin cepat kelurahan atau kepenghuluan dalam melaksanakan penjaringan warganya, maka semakin cepat pula bantuan tersebut disalurkan.

Sedangkan mekanisme pendistribusiannya akan dikelola langsung oleh Dinas Sosial ke kelurahan atau ke kepenghuluan yang ada dimasing-masing kecamatan.

Dikesempatan yang sama Hermanto Uban juga menyampaikan imbauan Bupati Rokan Hilir, H. Suyatno agar masyarakat semakin disiplin dan mendukung imbauan pemerintah agar tidak membuat keramaian dan berkumpul guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Mewabahnya Covid-19 ini perlu adanya satu visi satu misi serta satu gerakan diam di rumah. Bahwa diam di rumah, masyarakat mengkarantina diri, dengan berdiam di rumah merupakan langkah melindungi keluarga agar tidak terinfeksi  Covid-19.

Tindakan yang mudah dan paling efektif melawan pandemi Covid-19, antara lain jangan panik dan piknik, namun tetap waspada.

Sering-sering cuci tangan pakai sabun dan batuk atau bersin secara beretika.

Jangan sering-sering memegang muka, terutama hidung, mulut dan mata.

Jaga jarak, tak usah pelak-peluk, cipika-cipiki, salam-salaman, tos-tosan. Pakai cara sapaan yang lebih aman, dadah-dadah dari jauh kalau sama teman atau tempel tangan kanan ke dada kiri sambil menganggukkan kepala kepada yang lebih tua.

Tak usah nonton konser, pertunjukan teater, pertandingan bola, konser dangdut, atau apapun acara yang bikin orang banyak berkumpul.

Tak usah ke museum, pameran, bioskop, klub malam, karaokean atau tempat ngumpul-ngumpul yang banyak orang.

Tak usah ikutan arisan, kondangan, pesta ultah, dan kalau perlu kegiatan ibadah.

Tak usah kelayapan. Hindari berpergian yang menggunakan bus, kapal ferry, kereta api dan kendaraan umum lainnya.

Dengan ikut serta dalam gerakan ini, berarti anda menutup kemungkinan penularan, minimal ke diri anda dan orang yang anda kasihi. Anda juga membantu menjaga agar virus tidak menyebar ke mana-mana, terutama kepada orang berisiko tinggi yang bisa terkena virus ini.

Tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, melalui pengawasan dan pemantauan bersama.

(Redaksi / Jum ‘s)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here