Penaganan Bencana Karlahutla Bupati H.Suyatno Serah Alat Pemadam Berupa Mesin Air.

0
466

ROKAN HILIR TINTARIAU.COM  Bagansiapiapi Rabu 15 / 01 / 2020 –  Rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di gelar di lantai IV kantor BPKAD Rohil Jalan Merdeka Bagansiapiapi, Rabu (15/01/2020). Bupati H Suyatno AMp dan Wabup Drs H Jamiludin hadiri rakor tersebut.

Tampak juga Ketua DPRD Maston, Kapolres AKBP M Mustofa SIK MSi, para Forkopimda, sejumlah anggota DPRD Rohil, para camat, kapolsek, Danramil, Basarnas, kepenghuluan dan pejabat pimpinan tinggi pratama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Rakor ini diawali dengan penyerahan bantuan alat/mesin pemadaman karhutla kepada para camat, yang diterima lima perwakilan camat, “Alhamdulillah hari ini rapat koordinasi tentang penanganan kebakaran hutan dan lahan di Rokan Hilir tahun dua ribu dua puluh,”ujar Suyatno.

Orang nomor satu di Rohil ini menjelaskan bahwa rapat yang sekian kalinya ini dihadiri oleh semua yang diundang. Bahkan mendengarkan paparan-paparan yang disampaikan oleh Kapolres Rohil, Dandim 0321/Rohil, Kajari Rohil dan  termasuk ketua DPRD. Paparan tersebut sangat memberikan masukan dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan.

“Pemerintah daerah tadi juga sudah memberikan bantuan berupa alat kebakaran dalam bentuk medis tracker. Ini sangat efektif bilamana terjadi kebakaran untuk kita bawa ke sana kemari. Jumlahnya lima puluh unit, jadi kita bagikan setiap polsek. Nanti kita bagi satu-satu setiap koramil, nanti kita bagi satu-satu termasuk kecamatan,”bebernya.

Orang nomor satu di kabupaten Rokan Hilir (Rohil) ini mengharapkan betul pada tahun dua puluh dua puluh kabupaten Rokan Hilir jangan sempat terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan. Karena semua kebutuhan-kebutuhan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan untuk mengantisipasinya itu sudah disusun programnya.

“Semua datuk penghulu kita berikan honda yang gunanya untuk memantau. Sedangkan yang belum dapat nanti akan menyusul lagi,”jelasnya.

Intinya, lanjut Suyatno, semua akan mendapatkan keperluan alat mengantisipasi karhutla. Cuma diminta untuk bersabar. Kemudian itu, Dia minta BPBD untuk mengevaluasi kembali SK bupati tentang pembentukan masyarakat peduli api (MPA).

“Kita evaluasi adalah yang bener-bener membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di masing-masing wilayah kecamatan di Rokan Hilir ini. Ada enam satu titik kebakaran hutan dan lahan yang tersebar di enam puluh satu kepenghuluan. Ini yang menjadi momok setiap tahun terbakar,”ujarnya.

Oleh karena itu, kata Ia, Pemkab Rohil  juga sudah memprogramkan pembuatan kanal kanal dan lain sebagainya, pembuatan posko yang semuanya harus  dipersiapkan.

“Makanya dengan anggota DPRD Rohil, tadi hadir komisi D,  yang terkait dengan persoalan kebakaran hutan lahan. Mereka pada intinya mendukung langkah langkah yang dibuat oleh pemerintah daerah dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan nanti. Mudah-mudahan karhutla ini tidak terjadi,”pungkasnya Suyatno.

( Redaksi / Jum’s )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini