panen benih bawang merah petani brebes

0
471

Brebes Tintariau.com , Minggu 27/01/2019 –  Di tengah anjloknya harga bawang merah diKabupatem Brebes, Provinsi Jawa Tengah dan semakin besarnya biaya
mengatasi persoalan hama, Dewan Pimpintan Cabang (DPC) Persaudaraan
Mitra Tani Nelayan Indonesia (Petani) Kabupaten Brebes bersama
Laboratorium Kedaulatan Pangan dan Agribisnis Kerakyatan (Lab. KPAK

Petani Unit Riau salah satu badan otonom Dewan Pimpinan Nasional (DPN)
Petani melakukan panen bibit bawang merah lokal varietas Bima Curut di
dukuh Curug, Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes.
Berdaulat atas benih dikalangan Petani merupakan salah satu hal pokok
menuju pertanian yang mandiri.

Kondisi ketergantungan Petani pada benih pabrikan sudah sangat memprihatinkan, untuk itu Petani bawang
merah di Brebes sudah harus terus berupaya didorong menjadi pemulia
benih yang berkualitas.

Yati Taklim salah satu Pengurus DPC Petani Kabubaten Brebes yang juga
pengusaha agribisnis ini mengatakan, “Tanah yang dijadikan tempat
pembudidayaan benih bawang merah varietas Bima Curut di DPC Petani
Brebes dimulai dari tanah yang dibiarkan gulmanya tumbuh 1 tahun
mengingat kondisi tanah di Brebes yang sudah lama memakai obat-obatan
kimia dan banyaknya keluhan peningkatan gangguan hama di tingkat
Petani bawang merah di Brebes.” katanya disela-sela panen benih bawang
merah.

Penanaman dimulai di musim hujan tanggal 9 Desember 2018 dan panennya
di 26 Januari 2019. Kepala Lab. KPAK Petani Unit Riau Sahat Mangapul
Hutabarat yang juga hadir dalam kesempatan ini mengatakan,

“Menuju pembibitan bawang merah yang berkualitas untuk daulat benih di
kalangan Petani di tengah ekosistem pertanian Brebes yang sudah rusak
diserang hama memang memerlukan proses dan evaluasi yang tidak
gampang, tetapi kami (red: Petani) dengan bergotong royong akan
berusaha mewujudkan hal tersebut.” katanya Kepala Lab. KPAK Petani
Unit Riau ini kepada petani.id saat panen bawang merah tersebut.

Sabtu 26 Januari 2016 panen benih bawang merah di lokasi budidaya
dengan dihadiri Ketua Umum Petani Satrio Damardjati, Kepala Lab. KPAK
Petani Unit Riau Sahat Mangapul Hutabarat, Pengurus DPC Petani Kab.
Brebes Yati Taklim, Mas Selamet, Mas Kris dan Kelompok Petani Bawang
Merah Pak Rawid.

“Harapan kami dengan adanya penangkaran benih bibit
bawang merah yang berkualitas, ongkos produksi bisa lebih murah dan
berproses dengan hasil panen yang lebih baik, pelan-pelan anggota
Kelompok Petani Bawang Merah kita di Brebes ini akan berproses dari
hulu sampai ke hilir.

Berdaulat Benih, berbudi daya pertanian bawang merah sehat dengan
proses menuju pertanian berbasis agroekologi sehingga hasil produksi
bawang merahnya menghasilkan bawang merah yang konsumsi sehat, ramah lingkungan menuju keseimbangan ekosistem berbasis ekologi dan
pemasarannya juga dengan programatik ‘PETANI GO DIGITAL’ sehingga
harga yang didapat Petani bawang merah bisa mensejahterahkan Petani.”
ungkap Satrio pada saat panen benih bawang merah dilokasi.

 

(Redaksi / Sahat )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here