Miris ,,, nasib security RSUD Dumai , uang jaga malam Belum di bayar , libur sehari kepala di botakan , diduga Pimpinan Otoriter

0
2293

DUMAI TINTARIAU.COM Dumai , Senin , 14 / 06 / 2021 – Dumai baru baru ini kita mendengar adanya security RSUD DUMAI yang kepalanya di botakin , untuk kebenaran berita ini wartawan tintariau.com  menginvestigasi di lapangan , wartawan Tintariau.com  melihat ada beberapa orang security RSUD Dumai yang rambutnya sudah di botak .

Wartawan tintariau.com mencoba mengkonfirmasi salah satu security RSUD tersebut , terkait rambut mereka yang di cukur  ( di botakin ) , sumber minta jati dirinya di rahasia kan , sebut saja Mr.X , Mr.X mengatakan kepada wartawan tintariau.com , kami ( security ) yang di pangkas rambutnya sampai botak ini yang sedang mendapatkan hukuman dari pembina kami , buk ,

Wartawan tintariau.com kembali bertanya hukuman apa yang sedang di terima Mr.X .

Mr.X menjawab ini hukuman karna kami tidak masuk kerja satu hari , buk , masih menurut Mr.X , hukuman ini tidak hanya di botakin saja , buk , uang jaga malam kami juga di potong , apa bila kami ( security ) tidak masuk kerja satu hari.

Kembali awak media tintariau.com bertanya lagi kepada Mr.X apakah kalian tidak masuk kerja , karna tidak meminta izin  , Mr.X menjawab , mintak izin maupun tidak mintak izin tetap uang jaga malam kami di potong dan kami tetap di botakan seperti yang terlihat sekarang ini.

Masih menurut Mr.X , di duga ada beberapa kawan yang di perlakukan kekerasan fisik , mereka di masukan di suatu ruangan dan di pukul.

Saat ditanya terkait berapa besar uang jaga malam yang di potong tersebut , Mr.X menjawab uang jaga malam kami satu bulan nya Rp 400,000 , jika kami tidak masuk kerja satu hari saja di potong sekitar Rp 100,000 sampai Rp 150,0000.

Ketika di tanya lagi , siapa yang membotakan kepala Mr.X selaku security , serta atas perintah siapa ini di lakukan , Mr.X menjawab yang membotakan  kepala kami adalah R , Propos kami , R merupakan Propos kami yang menjalankan perintah dari RD ( alias J ) pembina kami , komandannya R , yang di duga anggota polsek dumai timur sekaligus babinkantimas kelurahan buluh kasap .

Menanggapi kejadian ini wartawan tintariau.com  meminta tanggapan kepada Ketua Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi ( Lembaga KPK ) kota dumai.

Sutrisno Ketua Lembag K.P.K Kota Dumai mengatakan ,” Sikap dan prilaku yang di terima oleh Mr.X. dan beberapa  security lainnya yang menerima nasib yang sama oleh pimpinannya , di duga Pimpinan nya seorang otoriter dan arogansi , seharusnya memberikan sangsi dan hukuman itu yang wajar wajar saja , kita bisa lihat kepala Mr.X sudah di botakin kepalanya , uang jaga malam pun di potong.

Ya kalau seorang petugas security itu memang salah , seharus nya diberi surat teguran terlebih dulu , jika surat teguran tidak di indahkan , barulah sangsi hukuman yang wajar dan setimpal dengan kesalahan .

Kalau uang jaga malam di potong sebagai sangsi atas kesalahan yang dilakukan seorang security , seharusnya cukup uang jaga malam nya saja yang di potong  , dan rambutnya tak perlu di botakin , begitu sebaliknya , jika rambut nya di cukur botak sebagai sangsi atau hukuman atas kesalahan seorang security di RSUD Dumai , uang jaga malam tidak perlu di potong lagi.

Masih menurut Sutrisno selaku Ketua Lembaga K.P.K Kota Dumai , Diduga pimpinan otoriter , Kesalahan seorang petugas security 1 kali , sementara hukuman yang di terima 2 kali oleh seorang security di RSUD Dumai , pertama sudah di botakin  , dua uang jaga malam pun di potong sebesar Rp.100.000,- samapai Rp.150.000 , serta diduga  menerima tindakan kekerasan lainnya ,  yang di lakukan oleh pimpinan security tersebut diduga sudah termasuk pelanggaran HAM , kata Sutrisno mengahiri pembicaraan.

( Redaksi TR / Sri.N )

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here