Ketua DPC. PROJAMIN Kab.Rohil Sesalkan Peritiwa yang terjadi Pada Pemimpin Negeri Seribu Kubah

0
100

BAGANSIAPIAPI TINTARIAU.COM Kamis , 01 Februari 2024 – Banyak pemberitaan online yang beredar mengatakan bahwa diduga Wakil Bupati sengaja ingin membatalkan Pelantikan PJs Penghulu Rohil – Viral sebuah video yang beredar di group-group Whatsapp dan media sosial yang memperlihatkan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) tengah adu mulut saat pelantikan Pjs Datin dan Datuk Penghulu di Jalan Lintas Pesisir, Jembatan Pedamaran ll, Kecamatan Pekaitan, Kamis (1/2/2024).

Wartawan tintariau.com  melakukan konfirmasi Kepada ketua DPC.PROPESIONAL JARINGAN MINTRA NEGARA ( PROJAMIN ) KAB.ROKAN HILIR

Sutrisno Ketua DPC. PROJAMIN KAB. ROKAN HILIR mengatakan,”Sangat menyayangkan dan sama sama kita sesalkan terjadinya insiden peristiwa pertikaian antara Bupati dan wakil Bupati Rokan Hilir yang di juluki Negeri seribu kubah ini , pada siang hari tadi dan nyaris saja terjadi baku hantam.

Akhirnya perang dingin atau perselisihan tersembunyi antara Bupati dengan Wakil Bupati ini yang sudah lama terjadi , diduga sekitar setahun yang lalu akhirnya meledak dan pecah ke permukaan saat pelantikan Datuk  Penghulu di Kecamatan Pekaitan Rohil ditonton masyarakat.

Masih Menurut Sutrisno Ketua DPC.PROJAMIN,”Hal ini sebenarnya tak perlu terjadi apa bila penasehat Bupati maupun penasehat Wakil Bupati yang duduk sebagai Staf Ahli Khusus di Pemerintahan Rokan Hilir benar benar melakukan pungsi nya,

Yang diduga digaji negara setiap bulannya dan juga diduga oknum Ketua Lembaga Adat Melayu Rohil sebagai sesepuh pendingin negeri melakukan fungsi tunjuk ajar pemuka adat diduga telah cuai dalam bertindak cepat menasehati keduanya sebagai Pigur publik yang strategis ujar Sutrisno .

Awalnya, acara pelantikan puluhan Pjs Datin dan Datuk Penghulu tersebut hanya dihadiri Bupati Rohil Afrizal Sintong SIP, M.Si beserta berbagai pejabat di lingkungan Pemkab Rohil. Namun sesaat acara dibuka, Wakil Bupati Rohil H Sulaiman SS., MH kemudian datang dan duduk tepat di sebelah Bupati.

Adu mulut pun tak terhindarkan langsung terjadi antara Wakil Bupati dengan Bupati. Wakil Bupati Sulaiman tampak seperti orang kesurupan sengaja memancing emosi Bupati dan istri agar melakukan kekerasan.

Bahkan Wakil Bupati tersebut diduga sengaja menyiapkan seseorang untuk membuat rekaman video agar seolah-olah Bupati lah yang duluan melakukan kekerasan padahal dalam video yang beredar tersebut terlihat sangat jelas tangan Wabup sengaja duluan mendorong-dorong Bahu Bupati.

Dalam adu mulut, adanya keributan tersebut juga dipicu karena Wakil Bupati Rohil tidak diundang dalam acara Pelantikan Penghulu itu. Wakil Bupati merasa daerah tersebut merupakan wilayah pembinaanya sehingga Wabup berencana ingin menggagalkan acara itu. Berulang kali Wabup mengatakan Pekaitan wilayah dia dan harus  lapor dulu sama Wabup.

Setelah itu dia berdiri dan mengambil mic dan berbicara mau menggagalkan pelantikan tersebut tapi sempat dia bicara sebentar dan mic diambil oleh mantan Kepala Desa Toyip, dia sudah punya niat dari jauh jauh hari ingin mempermalukan saya di muka khalayak ramai,” ungkap Bupati.

Dengan adanya kejadian itu, Bupati Rohil Afrizal Sintong menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang hadir atas peristiwa yang terjadi. Atas adanya sedikit gangguan, kami atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidak nyamanan nya,” kata Bupati.

Bupati menyebutkan keributan yang terjadi mungkin disebabkan dirinya tidak melaporkan acara pelantikan Pjs Penghulu tersebut kepada Wakil Bupati. Mungkin karena kami tidak melaporkan acara ini kepada Wakil Bupati sehingga mungkin ada yang tidak sesuai dengan perasaan Wakil,” terangnya.

Padahal lanjutnya, seluruh datuk dan datin Penghulu yang dilantik merupakan usulan dari para tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat melalui Camat di wilayahnya masing-masing terang Bupati.

Selaku Bupati, Afrizal Sintong mengaku selalu terbuka baik komunikasi dan lainnya sesuai dengan jabatannya masing-masing dan berharap masyarakat dapat memahaminya.

( Redaksi TR / No:24.TR.I.2024 )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini