Diduga lemahnya Pengawasan Dari Pertamina (Persero) RU II Dumai , DPC PROJAMIN Kota Dumai Bongkar SPBU Yang Menyalahi Aturan Pelayanan Pendistribusian BBM Ke Konsumen

0
1256

DUMAI TINTARIAU.COM Dumai Selasa , 21 / 01 / 2020 – Kota Dumai salah satu kota indusri di Riau. Dumai makin pesat perkembangan Industri , termasauk industri rumahan seiring perkembangan zaman tentunya dumai makin banyak permintaan Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh masyarakat kota ini , dengan banyak nya permintaan maka banyak pula berdiri SPBU SPBU milik PERTAMINA (PERSERO) RU II DUMAI.

Namun sangat kita sayangkan pada pihak PERTAMINA (PERSERO) RU II DUMAI , Diduga lemahnya Pungsi Pengawasan PERTAMINA (PERSERO) RU II DUMAI terhadap spbu spbu yang ada , maka banyak pula SPBU yang nakal , sehingga sering kita temukan spbu yang kehabisan bahan bakar minyak (BBM) ketika kita mau mengisi BBM

Ketika wartawan tintariau.com mempertanyakan tentang hal ini kepada Ketua DPC PROJAMIN KOTA DUMAI sdr Erwin Hottua mengatakan

“Pada hari Jum’at ,17 / 01 / 2020 begitu ada laporan dari warga Jalan Bukit Timah km.07 RT.01 berinisial  SN  tentang pengisian BBM jenis solar , premium di SPBU bukit timah km.07 Erwin hottua.Ketua DPC PROJAMIN KOTA DUMAI langsung melakukan Investigasi yang didampingi sdri Sri Niningsih Sekretaris DPC PROJAMIN KOTA DUMAI.

Dari Hasil Investigasi dilapangan ditemukan ada penyimpangan , penyimpang dalam mensuplai BBM dari pihak SPBU ke konsumen.

Begitu tiba di spbu tersebut ketua dpc projamin dan sekretaris melakukan pengamatan , ternyata benar adanya transaksi pengisian bbm , yang menggunakan jerigen , dan yang lebih mengesankan lagi kata sdr Erwin Ketua dpc projamin ini , kita temukan pengisian bbm jenis solar di area yang berdekatan dengan kantor spbu tersebut.

kita lansung mengambil photo photo yang sedang melakukan pengisian bbm jenis solar , yang langsung di isi oleh petugas SPBU ke dalam jerigen , ke pihak pembeli yang menggunakan jerigen , dan di lansir pakai gerobak angkong . ini semua sudah kita photo , sebagai bukti data untuk laporankan nantinya.

Disaat yang bersamaan petugas spbu sepontan berlarian berhamburan , karena setelah mereka sadar bahwa mereka sedang diawasi Pengurus Projamin kota dumai sambil mengambil photo mereka yang sedang transaksi , photo petugas SPBU yang sedang melakukan aktipitas pengisian bbm dengan mengunakan jeregen tersebut.

“Erwin yang di dampingi sekretaris Projamin menemui pihak Pengurus SPBU tersebut dan mempertanyakan siapa nama pemilik spbu ini pak , kata Erwin tolong pak di bantu kita ingin lansung ketemu dengan Pimpinan Maneger SPBU atau pemilik SPBU ini , atau yang bisa memberikan klarifikasi atas temuan yang kami Pengurus Projamin temukan di lapangan.

Yaitu tentang pengisian bbm dengan menggunakan jerigen , yang banyak bahkan sampai di lansir dangan menggunakan mobil pick up .

Salah satu petugas spbu yang berisial NST mengatakan bahwa pemilik tidak ada di tempat pak , maka sdr Erwin yang di dampingi Sri Niningsih sekretaris projamin mengatakan.

Temuan ini akan kita tindak lanjuti dan kita akan laporkan temuan ini ke pihak Pertamina  , untuk di tindak tegas oleh PERTAMINA (PERSERO) RU II DUMAI berdasarkan ketentuan yang berlaku. Diduga ini merupakan kejahatan ekonomi yang perlu ditindak tegas oleh pihak PERTAMINA RU II DUMAI.

Karna ini sangat merugikan masyarakat , BBM sudah menjadi kebutuhan hidup orang banyak , berdasarkan fakta dan data photo photo di lapangan , kita lampirkan untuk diproses lebih lanjut , agar tidak ada lagi penyimpangan yang mengakibatkan langkanya bbm di kota Dumai.

Sdr Erwin Hottua bersama Sri Niningsih Sekretaris dpc projamin keluar dari spbu menuju ke kantin/warung yang berada di depan spbu , untuk  mempertanyakan pada pemilik kantin /warung , apa ibu sering melihat pengisian bbm di SPBU ini dengan menggunakan jerigen , sang ibu warga setempat menjawab iya pak , ini lah yang terjadi di sini pak , kata erwin menirukan kata ibu kantin tersebut.

“Masih menurut sdr Erwin , pengakuan ibu pemilik kantin menambahkan , bahkan kami sempat ingin berjualan minyak untuk di ecer di pinggiran jalan ini pak , tapi pihak SPBU mengatakan tidak bisa bu.

Karena persoalan ini kami dari pengurus belum mendapatkan penjelasan atau klarifikasi , disebabkan pengurus dpc projamin belum ketemu maneger atau pemilik SPBU nya , Pengurus DPC.Projamin memberikan waktu tiga hari kepada pengurus SPBU .

Untuk memberikan klarifikasi atau keterangan dari pihak SPBU kepada Pengurus DPC.PROJAMIN KOTA DUMAI , jika tidak di indahkan kita akan laporkan kasus temuan ini ke pihak PERTAMINA RU II Dumai serta Pertamina Pusat di jakarta.

Dari hendpon yang sama Sri Niningsih Sekretaris Dpc Projamin mengatakan dari laporan masyarakat , spbu ini sempat di tutup dengan waktu yang cukup lama , sekarang sudah beroperasi lagi , bahkan menurut keterangan masyarakat diduga SPBU ini melakukan transaksi penjualan Premium / Bensin di malam hari di atas jam 20 malam.

Ironisnya tidak di ketahui oleh Pihak PETAMINA (PERSERO) RU II dan kita minta pada Pihak PERTAMINA (PERSERO) RU II DUMAI Untuk mengambil tindakan tegas dengan menutup SPBU tersebut bilaperlu cabut izin operasinya.

Dari hasil temuan Investigasi di lapangan tentang penyimpangan pengelolaan SPBU jalan bukit  timah km.07 , serta melaporkan temuan ini ke penasehat dpc projamin kota dumai sambil mengahiri pembicaraan via hendphun.

( Redaksi / Sutrisno )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here