Bupati Rokan Hilir H.Suyatno.Amp Tinjau Korban Sijago Merah Di Bagan Punak

0
743

Rokan Hilir TINTARIAU.COM Bagansiapiapi , Jumat 10 / 02 / 2017  – Bupati Rohil H. Suyatno didampingi Ketua DPRD Rohil H.Nasrudin Hasan serta Sekdakab Rohil H. Drs. Surya Arfan melihat secara langsung kondisi rumah warga Bagan Punak yang terbakar, Jumat (10/02/2017). Tiga unit rumah di Jalan Kecamatan RT. 010 RW.03 Kelurahan Bagan Punak Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil),musnah terbakar, Jumat dini hari.Lurah Bagan Punak H.Sukri di tempat kejadian menyebutkan, kebakaran hebat yang terjadi sekitar pukul 2.45 WIB dini hari itu menyebabkan tiga unit rumah warganya rata dengan tanah di lalap si jago merah.

“Ada tiga unit rumah warga kita yang mengalami kebakaran, musibah kebakaran itu terjadi sekitar jam 2.45 wib dini hari tadi, saat kejadian warga sedang dalam kondisi tertidur lelap sehingga harta benda korban tidak semua bisa terselamatkan,” kata Sukri.Ia menjelaskan,Ketiga rumah warganya yang hangus terbakar itu yakni rumah atas nama Rahman,kemudian rumah H.M Nurhidayat, Bahari, sedangkan dua rumah warga lainnya yakni rumah Jamilah, dan rumah Basri hanya mengalami kebakaran pada bagian dinding, itu berkat bantuan dan pertolongan dari warga yang ikut berpartispasi untuk memadamkan api.

Sementara Penyebab kebakaran  Lurah belum bisa memberikan keterangan.namun demikian pihaknya sedang berupaya untuk mencari tahu informasi yang lebih akurat. “Dugaan sementara penyebab kebakaran belum bisa kita simpulkan, Namun demikian kita tetap berupaya mencari tahu informasi yang akurat,” paparnya. Menurut Informasi yang di terima dari warganya api bersumber dari salah satu rumah warga bernama Rahman. HM. Nurhidayat Korban kebakaran mengatakan bahwa sebelum kejadian kebakaran, sekitar jam 2.30 wib dini hari dirinya mendengar suara minta tolong dari warga sebelah rumahnya yakni Rahman.

Mendengar suara minta tolong tersebut dirinya langsung keluar untuk memberikan bantuan.didalam rumah Rahman dilihatnya api sudah menjala begitu besar, dan dirinya ikut berupaya memadamkan api tersebut. Sayangnya api tidak bisa di padamkan bahkan api di rumah Rahman semakin membesar sehingga dirinya tidak sempat menyelamatkan harta benda yang ada di rumahnya. “Sekiar Jam 2.30 wib saya mendengar ada suara minta tolong dari rumah tetangga sebelah, saat itu saya pikir ada pencuri, setelah saya keluar ingin memberikan pertolongan,

saya lihat di dalam rumah pak Rahman api sudah menjala dan sayapun berupaya ikut menolong memadamkan api, tapi sayangnya api yang menjala tidak bisa di padamkan bahkan apinya makin membesar sehingga menjala kerumah kami dan barang-barang yang ada di rumah tidak sempat di selamatkan terkecuali  mobil dan dokumen penting itu  yang berhasil di selamatkan oleh istri saya,” Kata Dayat.

Ditempat yang sama, Bahari (70) korban kebakaran terlihat sedih dan pasrah melihat rumahnya rata dengan tanah, lebih menyedihkan lagi dirasakan oleh Bahari semua persiapan pernikahan anaknya juga ikut terbakar di lalap si jao merah. “Hanya pakaian di badan yang berhasil selamat, Semuanya habis terbakar,termasuk semua persiapan untuk menikahkan anak saya juga ikut terbakar,” ungkap Bahari.

Menurut informasi dari  warga sekitar, Bahari korban kebakaran itu sudah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk pernikahan anaknya pada tangal 15 mendatang. “Kasian betul kami samo uak Bahari, dio uyang susah, selain umahnyo tobaka persiapan untuk menikahkan anaknyopun ikuik habih tobaka,” tutur warga.

(tintariau.com/Jum’s)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini