Bupati Inhil Buka Rapat Koordinasi Kampanye Imunisasi Campak Rubella.

0
525

Indragiri Hilir tinta riau.com tintariau.com Tembilahan Kamis , 19 / 07 / 2018 – Bupati Indragiri Hilir ( Inhil ) DRS HM WARDAN MP membuka secara resmi rapat koordinasi kampanye .imunisasi measles rubella (MR ) kabupaten inhil tahun 2018 di aula lantai 5 sekretariat daerah ( setda ) inhil rabu ( 18/07 ).

Pada kesempatan itu turut hadir kepala dinas kesehatan provinsi riau (kadiskes) DRA HJ MIMI YULIANI NASIR APT , kapolres inhil , dandim inhil , kadikes inhil H ZAINAL ARIFIN , nara sumber dari kementerian kesehatan republik indonesia ( kemenkes ri ) DR YASRIZAL CANDRA , dan ketua tim penggerak pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga ( TP PKK ) inhil HJ ZULAIKHAH WARDAN SSOS ME.

Rapat tersebut di ikuti oleh camat se inhil , kepala upt dinas kesehatan se inhil , kepala puskesmas se inhil , serta lintas sektor terkait .

Virus rubella menyebar sangat cepat . Orang yang terinfeksi rubella akan mengalami berbagai gejala, salah satu gejala yang paling ketara ialah suhu tubuh akan naik secara drastis, mengalami pilek sampai hidung tersumbat cukup lama , hingga muncul ruam merah pada wajah dan seluruh tubuh .

Kadeskes inhil dalam laporannya menyampaikan , imunisasi ini di laksanakan karena virus rubella belum menginfeksi seluruh masyarakat .

” inhil mendapat target sebanyak .jadi kita harus berhasil memberikan imunisasi minimal 95% karena kalau kurang dari 95% kita di anggap gagal . Sasaran di lakukan kepada balita usia 9 bulan sampai 15 tahun . Imunisasinya berbeda dengan imunisasi polio. Karena imunisasi ini injeksi “, papar zainal

Tujuan nasional dari kampanye  ini ialah untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella / crs tahun 2020.hal tersebut di katakan oleh kadiskes peovinsi riau saat memberi penjelasan mengenai bahaya rubella .

” tujuan khususnya , tentunya ialah meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap campak dan rubella, menurunkan angka kesakitan campak dan rubella , serta menurunkan angka kejadian CRS “terangnya .

Sementara itu , bupati inhil menyebutkan indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit rubella , kecacatan yang di sebabkan oleh infeksi rubella saat kehamilan ( congenital rubella syndrome  )pada tahun 2020.

” salah satu upaya yang perlu di lakukan untuk mempercepat pencapaian tujuan tersebut adalah dengan melaksanakan kampanye( imunisasi massal ) dan introduksi mr ini “, ujarnya .

Untuk menyukseskan kampanye tersebut , bupati wardan mengajak dinas/ lembaga terkait beserta perangkat kerjanya organisasi masyarakat sipil dan lembaga-lembaga swadaya masyarakat untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam imunisasi massal mr.

Terlebih lagi kepada ibu-ibu karena biasanya kalau ibu-ibubergerak semua kegiatan akan berjalan lancar .seperti pengalaman tahun lalu saat pelaksanaan IVA test , kita sukses sekali berkat peran serta ibu-ibu.jadi kepada camat , kepala desa dan lurah saya harap berdayakan ibu-ibu atau organisasi .

Wanita di daerahnya masing-masing untuk pelaksanaan imunisasi mr ini .” Harap orang nomor 1 di inhil ini .usai kampanye rapat koordinasi kampanye imunisasi mr tersebut .dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh nara sumber dari pusat . adv

( Redaksi / ADV / Indra )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here