Andra Putra Kelahiran Dumai , Mahasiswa Termuda di Unri berusia 16 tahun , Minta Pemko Dumai Perhatikan Mahasiswa Berprestasi

0
1348

 

DUMAI TINTARIAU.COM , Dumai , Kamis , 25 Agustus 2021– Walaupun jauh dari pusat ibukota ,Provinsi Riau, namun seorang Putra Dumai kelahiran 23 Oktober 2004 yang bernama Andra Putra Hendri atau biasa disapa Aan, menjadi mahasiswa baru termuda di Universitas Riau (UNRI), Pekan baru.

Aan merupakan mahasiswa baru UNRI tahun akademik 2021/2022, yang saat dinyatakan lulus sebagai mahasiswa baru UNRI pada bulan Juni 2021 baru berusia 16 tahun 8 bulan. Putra tempatan kelahiran Dumai, Riau buah pasangan Yonfen Hendri yang biasa disapa YON dan Vivi Wendriani ini berhasil diterima menjadi Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik UNRI melalui jalur SBMPTN LTMPT melalui Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) pada bulan April 2021 yang lalu.

Alhamdulillah, Andra ( Aan ) yang akrap dipangil Abang , sangat senang dan bangga bisa diterima dikampus impian Abang ini, dimana Teknik Lingkungan di UNRI ini adalah pilihan pertama Abang, ujar Abang putra pertama Pengacara Muda Kota Dumai saat ditanya awak media terkait perasaan nya diterima kalian di UNRI.

Lebih lanjut Abang bercerita, sebelum masuk Sekolah Dasar (SD) Swasta 03 YKPP Bukit Datuk Dumai, Abang sempat menimba ilmu di Les Sempoa dan Fonem Dumai, dan selama menempuh pendidikan dasar di SD.S.03 YKPP Bukit Datuk Dumai pun, prestasi Abang pun tidak terlalu mencolok.

Ketika melanjutkan pendidikannya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Dumai, Abang mulai menampakkan prestasinya, Aan bisa menyelesaikan pendidikannya selama 2 (dua) tahun saja. Hal tersebut dikarenakan, setelah dilakukan test IQ yang diselenggarakan Pihak sekolah, Aan alisa Abang terpilih mengikuti program akselerasi (program percepatan belajar) sejak duduk di bangku kelas VII.

Saat melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Binaan Khusus (SMA BINSUS) Dumai, Alhamdulillah Abang kembali masuk kelas unggulan yaitu IPA 2 dan akhirnya masuk UNRI melalui jalur SBMPTN, ungkap Abang yang merupakan putra Pak YON yang juga merupakan Ketua komite SMA BINSUS ini.

Di era pandemi Covid-19 ini Abang diwajibkan mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) dan pembelajaran jarak jauh secara daring dan hampit tidak ada kendala selama proses daring ini dan tetap fokus untuk melakukan pembelajaran daring karena sudah terbiasa belajar daring selama sekolah SMA.

Aan alias Abang sengaja menjatuhkan pilihan pertamanya pada UNRI dikarenakan dirinya ingin membuktikan bahwa kampus UNRI bisa menghasilkan lulusan yang bisa bersaing ditingkat daerah maupun nasional dan bisa mengabdi di tanah Melayu ini serta menjaga lingkungan di bumi Melayu ini.

Ketika diminta tanggapan orang tua Abang terkait pilihan anaknya, Yon menjelaskan, bahwa dirinya memberikan kebebasan kepada Abang , untuk menentukan pilihan jurusan dan kampus yang akan dipilihnya, walaupun sebenarnya saya berharap dia bisa mengikuti jejak saya dibidang Lawyer, tapi saya dukung sepenuhnya pilihan anak saya tersebut, ujar Yon yang merupakan alumnus Fakultas Hukum Unand Padang.

Lebih lanjut Yon berharap, semoga Pemko Dumai maupun Pemprov Riau memperhatikan mahasiswa unggul daerah serta  memberikan dukungan agar setelah menamatkan pendidikannya, bisa berkontribusi untuk kemajuan daerah Kota Dumai secara khusus dan Provinsi Riau secara umumnya

Abang sendiri berencana menamatkan studinya di Fakultas Teknik UNRI dalam waktu sesingkat mungkin , karena ia ingin membuktikan kepada orang tuanya, “Bukan hanya Papa saja yang bisa tamat Fakultas Hukum UNAND dalam tempo 3 tahun 6 bulan, Abang pun biasa”, pungkas Abang diahir pembicaraan dengan wartawan tintariau.com .

( Redaksi TR / Sri.N )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here