Pasar Bandar Sri Mersing Dan Pasar Pulau Payung , Kembali Menjadi Pusat Tempat Pelaksanaan Rapid Tes

0
418

KOTA DUMAI TINTARIAU.COM Minggu 07/6/2020 – Dua ratus ( 200 ) pedagang Pasar tradisional menjadi target untuk di lakukan rapid tes covid – 19 , lokasi pasar tradisional di jalan suka jadi , kelurahan suka jadi , kecamatan dumai kota , didua pasar dijadikan tempat utama pelaksanaan rapid tes.

Pertama dipusatkatkan dilapangan parkir pasar Bandar Sri Mersing. Kedua di tempat parkir kantor pengelola pasar Pulau Payung.

Tim petugas rapid tes Covid-19 yang pertama terdiri dari Pukesmas dumai kota ,1 orang Ahli Teknologi Laboratorium Medik ( ATLM ) , 1 orang petugas Surveilance Puskesmas Dumai Kota, 1 orang dari Dinkes dan 1 orang dari posko gugus tugas Covid-19.

Untuk tempat kedua, tim petugas yang melakukan rapid tes Covid-19 terdiri dari 1 orang ATLM puskesmas Bumi Ayu , 1 orang petugas Surveilance puskesmas Bumi Ayu, 1 orang dari Dinkes dan 1 orang dari posko gugus tugas Covid-19.

Himbauan di lakukan oleh petugas gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 dan Dinkes kepada para pedagang menggunakan pengeras suara , himbauan tersebut seperti nya tak di indahkan oleh para pedagang.

Ini terlihat sedikitnya peserta yang datang dan duduk dikursi yang disediakan panitia, dalam hal ini posko gugus tugas Covid-19.

Menanggapi hal, camat Dumai Kota Anggi Sukma Buana S.STP.M.TMP ketika wartawan Tintariau.com  melakukan konfirmasi dilokasi, Pak camat mengatakan “sebaiknya para pedagang pasar menggunakan kesempatan ini sebaik baiknya dan semaksimal mungkin .

Karna ini penting bagi semua orang  , untuk mencegaha serta memutuskan rantai virus corona covid -19, apa lagi kegiatan ini Cuma Cuma atau gratis yang  disediakan Pemko Dumai untuk masyarakat , sebab pasar ini  menjadi barometer tingkat keterpaparan Covid-19. Karena pasar berada di tengah kota dumai.

Di tempat yang sama Kadis Perdagangan Zulkarnaen menerangkan “jauh hari sebelumnya, kepada para pedagang kita sudah melakukan sosialisasi , tentang rencana pelaksanaan rapid tes Covid-19 ini.

Jadi tugas kita menghimbau serta mengajak masyarakat , ini semua tergantung respon dan kesadaran diri para pedagang itu sendiri .

”Tidak ada sangsi bagi yang tidak ikut rapid test, namun kita sayangkan bila para pedagang dan masyarakat tidak mau , ini penting bagi kesehatan para pedagang dan masyarakat kita ,  mungkin ini juga yang menjadi kelemahan kita yang perlu dievaluasi kedepannya”

Tidak terlihat aparat kepolisian dan Pamong Praja seperti biasanya dalam pengamanan kali ini. Bahkan Lurah Rimba Sekampung tidak hadir ditempat sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan ini rapid tes.

Tampak hadir dalam acara tersebut , sekretaris Disdag Komman Silalahi dan Kabid P2P Nurbaity Betty. Juga hadir 10 orang mahasiswa relawan penanganan Covid-19 kecamatan Dumai Kota.

Sepuluh orang mahasiswa relawan penanganan Covid-19 juga terlihat aktif dalam melakukan sosialisasi dan edukasi tentang New Normal kepada para pedagang. Bahkan sampai menyebarkan flyer (lembaran informasi).

Sampai pukul 12.00 Wib ditutup nya rapid test, jumlah yang terdata mengikuti rapid test Covid-19, lima puluh satu (51) orang di parkir pasar Sri Mersing dan 74 orang di parkir Pulau Payung. Total 114 orang.

( Redaksi /Sri. N / nng / ADV )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini