Klarifikasi Kepala Sekolah SMAN BINAAN KHUSUS KOTA DUMAI Atas Pemberitaan Media Online Tintariau.com Terbit Tanggal 21 Februari 2024 Dengan Judul ” SMAN BINSUS Kota Dumai Di Duga Gelapkan Uang Bantuan Siswa Korban Musibah Kebakaran”

0
541

DUMAI TINTARIAU.COM Jumat, 23 Februari 2024 – KLARIFIKASI KEPALA SEKOLAH SMAN BINAAN KHUSUS KOTA DUMAI ATAS PEMBERITAAN MEDIA ONLINE TINTARIAU.COM TERBIT TANGGAL 21 FEBRUARI 2024 DENGAN JUDUL ” SMAN BINSUS KOTA DUMAI DI DUGA GELAPKAN UANG BANTUAN SISWA KORBAN HUSIBAH KEBAKARAN”

Saya Kepala Sekolah SMAN Binsus Kota Dumai Elvi Zurianti akan mengklarifikasi terkait pemberitaan tersebut sebagai berikut:

1.Bahwa kami dari pihak sekolah SMAN Binsus Dumai sangat menyangkan atas di terbitkannya pemberitaan yang di tayangkan oleh media online tintariau.com tersebut secara sepihak,tidak berimbang dan tidak sesuai kaidah Kode Etik Jurnalis ( KEJ ), seharusnya apapun yang menyangkut informasi yang berkaitan dengan SMAN Binsus Dumai , untuk menjaga berita berimbang, seharusnya dikonfirmasi terlebih dahulu kepada kami, jangan hanya menerima informasi sepihak semata lalu, langsung di publikasi, lagi pula apa yang  di beritakan oleh media tintariau com itu dengan dugaan menggelapkan uang santunan siswa, korban musibah kebakaran  itu tidak benar .

2.Bahwa memang ada siswi kelas X-1 SMAN Binsus Dumai bernama wetra Oktaviany Anas Kesya iya mengalami musibah pada tanggal 12 Desember 2023, sekitar pukul 08.15 dua bulan yang lalu, tempat kejadian peristiwa ( TKP ) Beralamat petak panjang jalan Budi kemuliaan kelurahan Rimba Sekampung Kecamatan Dumai Kota.

3.Bahwa dua hari setelah kejadian kebakaran tersebut , Pihak sekolah SMAN Binsus Dumai yang di wakili oleh wali kelas X-1 dan komite kelas beserta orang tua siswa datang mengunjungi keluarga siswi SMAN Binsus korban kebakaran, melihat ke lokasi korban kebakaran, lalu pihak sekolah menyerahkan bantuan santunan yang bersumber dari sumbangan siswa/siswi satu kelas dengan Wetra Oktaviani Anas kesya yang sifatnya tidak mengikat, jadi tidak benar adanya dugaan penggelapan tersebut.

4.Bahwa penggalangan dan secara global di SMAN Binsus Dumai itu butuh waktu tidak bisa sehari dua hari langsung terkumpul, karena dana yang tergalang masih sedikit, sementara yang melaksanakan penggalangan dana tersebut dari OSIS SMAN Binsus Dumai, yang bergerak sampai saat ini saya belum tau berapa yang sudah terkumpul.

5 . Bahwa sebelum musibah kebakaran tersebut secara global sekolah juga mengadakan penggalangan dana untuk korban Palestina dan korban banjir dan itu sudah tuntas, baru lah penggalangan dana untuk korban kebakaran, sampai saat ini masih dalam proses penggalangan, kalau sudah maksimal tentu OSIS SMAN Binsus akan membuat laporan berapa yang sudah terkumpul, setelah adanya laporan dana terkumpul segera di realisasi kan dan di berikan pada korban kebakaran tersebut.

6 . Bahwa apa yang di tuduhkan kepada kami, diduga telah menggelapkan dana uang santunan siswa korban musibah kebakaran dan mengatakan bantuan yang di pungut dari siswa-siswi seperti pernyataan sumber di media tersebut banyak yang menyumbang 50 ribu, itu tidak benar lagi pula sumbangan yang di galang OSIS ini sifat bantuan sosial (  bansos ) kemanusiaan yang sifatnya tidak mengikat, berapa yang terkumpul itulah yang di salurkan kepada yang kena musibah kebakaran.

Dumai, 22 Februari 2024 Hormat Saya ELVI ZURIANTI, S. Pd 197011131999032002 Tembusan :1.Dewan Pers,  2.Kacab Disdik Wilayah II Riau, 3.Ketua Forkom Riau.

 ( Redaksi TR / No.22/I/24 / Rilis )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini