Bawang Ilegal Asal Malaysia , Berhasil Di Amankan Oleh Masyarakat OKP Ormas Tim Investigasi Gabungan Media di Serahkan Ke Bea Cukai Dumai

0
469

KOTA DUMAI TINTARIAU.COM Dumai Sungai Sembilan Senin , 27 /04/2020 – Dumai merupakan kota industry handalan Prov.Riau , tingkat kejahatan ekonomi juga meningkat , terbukti dengan maraknya penyeludupan bawang oleh mafia ekonomi lewat perairan laut dan sungai kota dumai.

Ditengah maraknya pandemi Virus corona ( covid -19 ) Bawang seludupan masuk Ke dumai dengan mengunakan Kapal Motor kayu dengan bobot kapasitas 20 GT , melaui perairan laut dan sungai yang ada di dumai.

Dari hasil investigasi tim media di lapangan , kapal motor yang membawa bawang ilegal ini , dibawa dari Malayasia , menggunakan armada kapal motor kayu yang bobot muatannya sekitar 20 GT , yang berisikan bawang ditafsir sekitar 12 ton .

Pada saat pembongkaran bawang ilegal , kapal motor kayu yang bersandar di pelabuhan yang terletak di RT 02 kel.Basilam baru Kec.Sungai Sembilan Kota Dumai , tim Investigasi dari media , mempertanyakan kepada salah seorang  ABK ( anak buah kapal ).

Siapa pemilik bawang tersebut , salah satu ABK (anak buah kapal ) menyampaikan “Bawang ini , diduga milik Ameng (toke China dumai) , yang mengkondisikan dilapangan , diduga bernama Surya , dia yang mengamankan dilapangan.

Kami cuma pekerja,”ungkapnya kepada tim  investigasi dari media , bawang diangkut mengunakan dua unit mobil Coldiesel.

Saat penangkapan oleh tim investigasi media bersama OKP , Ormas dan masyarakat sekitar jam 21’00 wib.awak media beserta OKP ,Ormas dan masyarakat berhasil menangkap  satu unit mobil yang membawa bawang ilegal.

Operasi bawang ilegal ini , sudah diketahui infonya oleh masyarakat purnama, saat mobil bawang yang pertama jalan tidak dapat di stop oleh masyarakat.

karna mobil tersebut berkecepatan tinggi , dan berusaha menghentikan mobil kedua, yang keluar dari pelabuhan saat melewati jembatan sungai mesjid purnama , mobil yang membawa bawang ilegal ini berhasil di tahan paksa oleh masyarakat OKP dan Ormas dan awak media.

sampai sopir kabur melarikan diri , saat ini mobil tersebut digiring dan dibawa ke Bea Cukai Dumai oleh masyarakat OKP , Ormas bersama tim investigasi dari gabungan media.

Masyarakat , OKP,Ormas berharap pihak Bea Cukai Dumai bisa menggungkap serta menyelesaikannya , siapa pelaku kejahatan ekonomi dan menegakkan keadialan , demi tegaknya supermasi hukum yang berlaku di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ) .

Tim Investigasi dari gabungan media menunggu hasil tindak lanjut dari Bea Cukai Dumai.

( Redaksi / Sri.N / Nng / Tim )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini