UPT Puskesmas Yang Megah Tak Sebanding Dengan Pelayanan Diduga Lemahnya Pengawasan Sehingga Terjadi Korban Jiwa

0
1459

KEPULAUAN MERANTI TINTARIAU.COM Kec.Tebing Tinggi Barat Kamis 30/01/2020 –  Puskesmas yang megah dan fasilitas yang bagus harapan masyarakat tempatan kususnya di kec.tebing tinggi barat umumnya di Kab.Kep.Meranti.

Puskesmas yang di bangga banggakan namun tak seindah yang di bayangkan oleh masyarakat , terbukti buruknya pelayanan medis , serta diduga lalainya dokter pengawas mengakibatkan meninggalnya korban rawat inap di puskesmas ini.

Ketika wartawan tintariau.com melayat kerumah duka jalan kuala parit Rt 01/Rw 01, tokoh masyarakat yang di temu Jamaluddin Ketua DPD LSM PKPP kepulauan Meranti mengatakan pelayanan UPT Puskesmas kecamatan tebing tinggi barat yang tidak maksimal, senada disampaikan wakil ketua LSM BPKP Kepulauan Meranti Auzir Sanip.

Dengan tidak prima pelayanan UPT Puskesmas kec.tebing tinggi barat yang tidak cepat tanggap terhadap pasien sehingga meningal nya ibuk kolijah umur 41 Tahun.

Ketua DPD LSM PKPP beserta wakil ketua LSM BPKP menemui dan mendengar keluh kesah keluarga pasien mengenai pelayanan puskesmas Tebing tinggi barat.

Pasien bernama ibuk kholijah umur 41 tahun yang menderita sakit sesak nafas, pasien dilarikan ke UPT Puskesmas tebing tinggi barat sekitar jam 11 siang Rabu, 29 Januari 2020 dan meninggal kurang lebih jam 6 pagi hari Kamis 30 / 01 / 2020.

Menurut keterangan Dari Mhd Rido irawan anak Almarhumah, disaat itu ibu nya sudah keadaan yang sangat kritis namun pihak puskesmas tidak melayani pasien dengan baik ukapnya ,

Rido sudah berulang kali mengkonfirmasi kepada pihak puskesmas untuk bisa melayani ibunya dengan cepat.

Namun sudah 1 jam lebih di puskesmas pihak puskesmas mengabaikan permintaan Rido untuk segera mengambil tindakan terhadap ibunya , ibunya tak tertolong sehingga menghembuskan napas terahir dan meninggalkan kita semua ungkap rido.

Wakil ketua LSM BPKP kepulauan Meranti mengatakan bahwa pasien sudah meminta Rujuk ke RSUD kepulauan Meranti, tetapi pihak UPT puskesmas tebing tinggi barat menahan pasien untuk tidak dirujuk.”Pasien tidak di rujuk dan tidak dilayani” kata Auzir sanip .

Diduga atas kelalaian itu ketua DPD LSM PKPP Dan Waka LSM BPKP, meminta kepala dinas kesehatan meranti menindak tegas .

Jika perlu copot kepala UPT puskesmas Tebing tinggi barat , jangan sampai terjadi lagi hal yang seperti ini, Karena ini menyangkut nyawa manusia.

Ditempat terpisah wartawan tintariau.com menghubungi salah satu Anggota Gagak Hitam Kab.Kep.Meranti Firman mengatakan sangat kita sayangkan hal ini bisa terjadi , kita tau tenaga medis dan dokter jaga harus siap 24 jam dalam menagani pasiennya.

Jika mereka tanggap tidak terjadi korban jiwa , padahal mereka sudah disumpah melayani masyarakat demi kemanusian dan sebagai ASN mereka juga sudah di bayar Negara melalui pemerintah kabupaten kepulauan meranti.

Kalu tidak mau bekerja melayani masyarakat sebaiknya mundur saja , dan Firman berharap Pemerintah kep.meranti dapat menindak tegas melalui dinas kesehatan sebagai sangsi terhadap kelalain dokter jaga dan tenaga medisnya.

Saat wartawan tintariau.com  menemui Pimpinan UPT Puskesmas Tebing tinggi barat mempertanyakan hal ini , Dr. farid moses A yudisthra , diruang kerjanya untuk diminta keterangan terkait permasalahan tersebut.

Dr. farid Moses A yudisthra mengatakan “saya akan rapat semua dengan bahanya secepat mungkin , mungkin disatu sisi ada keteledoran anggota kami , katanya menutup penyampaiannya dengan singkat”.

( Redaksi / Firman / Putra )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here