TINTARIAU.COM DUMAI Jumat,16 Januari 2026 – Paska terbit nya berita SPPG Payung Bersama Negeri ( PBN ) yang telah mendistribusikan menu makanan kering untuk dua hari yang merupakan olahan Bakso, berisikan 5 butir bakso, jeruk 1 buah dan kacang goreng 1 bungkus.
Diketahui SPPG PBN memberikan distribusi Makan Bergizi Gratis ( MBG ) kepada Penerima Manfaat ( PM ) sebanyak 1689 orang.
Ka.SPPG PBN Riski.P.Nasution, dalam klarifikasi nya melalui via whatsapp mengatakan ” Terkait di dalam berita yang sudah terbit terdapat kekeliruan, olahan menu kering yang berupa bakso, jeruk dan kacang goreng itu di berikan untuk hari sabtu dan sistemnya di rapel pada hari kamis (14/1).
Pada hari kamisnya kami memberikan menu basah berupa nasi, ikan kembung tauco, kacang panjang, tahu dan jeruk. Untuk hari jum’at tidak diberikan dikarenakan hari libur nasional.
Saat di tanya kenapa untuk hari Jum’at SPPG Payung Bersama Negeri tidak mendistribusikan, sementara ada SPPG di hari Jum’at tetap mendistribusikan MBG salah satu nya SPPG Polres.
Riski mengatakan ” tergantung kebijakan kepala SPPG, karena aturannya baru keluar. Jadi jika SPPG mampu menyesuaikan dan mau menjalankan rapel Jumat bisa, tetapi kalau tidak ya tidak apa apa, karena berpedoman dari Surat Edaran No 8 Tahun 2025, Tentang Pelayanan Program Makan Bergizi Gratis ( MBG ) Pada Libur Akhir Tahun 2025.
Kalau tanggal merah tergantung diskusi dengan mitra dan SPPG kecuali hari minggu memang libur. Riski juga mengatakan” saya sangat mengapresiasi ketelitian dari masyarakat dan rekan media.
Dalam konsep menu kering yang kami berikan, Kami menyadari terdapat ketidaktepatan dalam pemberian pada menu kering terbaru kami.

Sebagai Kepala SPPG, saya bertanggung jawab penuh atas kekeliruan tersebut, Saat ini, perbaikan telah dilakukan demi menjaga standar kualitas dan kejujuran pada program MBG yang menjadi janji kami kepada masyarakat terutama penerima manfaat kami.
Masih menurut Riski “Saya berkomitmen bahwa hal seperti ini tidak akan terulang kembali dan saya tidak ingin kesalahan seperti ini terjadi lagi, kedepannya kami telah melakukan penyesuaian menu yang akan diberikan untuk Minggu depan.
Fokus kami sekarang adalah memastikan hal seperti ini tidak terjadi kembali, Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, ungkap Riski mengakhiri ucapannya.
Di tempat terpisah Tokoh masyarakat Sutrisno yang akrab disapa Ongah Sutris mengatakan ” Kami sangat menghargai dan acungkan jempol, keterbukaan dan sikap kesatria dan legowo dari Kepala SPPG Payung Bersama Negeri yang mau menerima kritikan kritikan dan mengakui adanya ketidaktepatan dalam penyajian menu kering tersebut.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini adalah harapan besar bagi warga masyarakant dumai, jadi wajar jika masyarakat sangat teliti dan kritis dalam mengawasi program unggulan bapak Presiden RI .
Kedepannya, kami berharap koordinasikan kepada pihak terkait yang kompeten seperti sekolah yang menerima manfaat, mengenai sistem ‘rapel’ atau perubahan menu saat hari libur biasa untuk disosialisasikan lebih awal agar tidak menimbulkan kegaduhan atau salah persepsi.
Kami pegang janji Pak Riski untuk melakukan perbaikan kualitas di minggu depan demi kepentingan anak-anak kita sebagai penerima manfaat.dan kami juga terus memantau secara umum SPPG yang ada di kota Dumai.
Untuk saat ini dari pantauan kami SPPG Polres Kota Dumai sangat bagus semoga bisa jadi percontohan untuk SPPG yang lain dan di pertahankan yang sudah bagus, tutup Ongah Sutris
( Redaksi TR / Sri.N )















