Keluarga Bandar Sabu di Riau diciduk Polisi

0
88

RIAU TINTARIAU.COM  PEKANBARU , Jum’at , 27 / 09 / 2019 – Sekeluarga di Pelalawan Riau ini tak pantas ditiru, Baru beberapa bulan yang lalu ibunya ditangkap Polisi karena Perdagangan Narkotika jenis Sabu sabu, kini Ayah beserta anaknya di ciduk Aparat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelalawan dalam kasus yang sama.

Keluarga Bandar Sabu ini ditangkap Aparat Satresnarkoba Pelalawan pada Kamis 26 September 2019 pukul 12.40 WIB.

Tersangka NH (27) merupakan warga Jalur 12 RW 05 desa Bukit Agung kecamatan Kerinci Kanan kabupaten Siak dan SM (61) warga Jalan Cendrawasih RT 012, RW 005 desa Bukit Agung kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak.

Kasat Narkoba Polres Pelalawan Iptu Romi Irwansyah SH MH mengatakan kedua pelaku ditangkap kemarin dilokasi dan waktu yang berbeda.

“Kedua pelaku ini merupakan satu keluarga, anak dan ayah. Kita tangkap kemarin di lokasi waktu yang berbeda. Beberapa bulan yang lalu kita juga menangkap pelaku lainya yang merupakan ibu dan istri pelaku saat ini,” terang Kasat Narkoba Romi Irwansyah, Jumat (27/9/2019).

Dijelaskannya, pelaku NH ditangkap di komplek perumahan GSA blok D RT 01 RW 07 Kelurahan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kamis 26 September 2019 pukul 12.40 WIB.

Di tangan pelaku ditemukan sejumlah barang bukti dua paket sabu-sabu yang dibungkus dengan plastik bening berat 0,38 gram. Termasuk juga sejumlah barang bukti lainnnya.

NH mengaku mendapatkan barang haram itu dari ayah kandungnya, SM. Berkat informasi ini, lanjut Iptu Romi, pihaknya langsung mengejar pelaku SM. Pelaku SM berhasil ditangkap beberapa jam kemudian di Jalur 14 RT 014 RW 006 Kelurahan Bukit Agung Kerinci Kanan Kabupaten Siak.

Di tangan pelaku SM ditemukan barang bukti dua paket sedang jenis sabu-sabu berat kotor 6,63 gram, empat ball plastik bening klep merah, dua sendok terbuat dari pipet, satu buah dompet dan satu unit telepon genggam.

Keluarga bandar sabu yang meresahkan warga ini, kini harus merasakan pengapnya jeruji besi Mapolres Pelalawan.

( Redaksi / Ferry Anthony ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here