Dinas Perikanan Memperluas Pengawasan Perairan Laut Kab. Rohil

0
638
Photo : Google

Bagansiapiapi, 8 Juni 2016, Tinta Riau, Rokan Hilir salah satu dari tujuh Kabupaten Kota yang sangat kaya dengan Hasil Laut dan salah satunya Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir bagian wilayah Pesisir dan terletak pada jalur strategis di Selat Malaka.

“Bahkan mayoritas Penduduk Rokan Hilir 30% Nelayan apalagi potensi laut di Rohil memang sangat kaya hingga sampai ke Pulau Jemur yang juga sebagai tempat pulau terindah di Kabupaten Rokan Hilir, kalau masyarakat tidak peduli terhadap Laut kita maka akan menjadi bumerang bagi kita sendiri.” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Kab. Rokan Hilir Pak Amin di ruang kerjanya.

Potensi perikanan yang pernah dilihat secara langsung salah satunnya Desa Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas dimana beragam hasil ikan, kepiting, udang, kerang, termasuk ubur-ubur telah ditangkap para masyarakat Nelayan Rokan Hilir seperti masyarakat Kecamatan Kubu, Rimba Melintang, Pasir Limau Kapas, Bangko, Sinaboi dan sebagian besarnya masyarakat Nelayan Rohil yang tinggal di Pesisir dalam penangkapan ikan dilaut dan sebagian besar hasilnya telah di ekspor ke Malaysia dan Thailand.

Mengingat hasil laut tersebut Diskanlut Kabupaten Rokan Hilir akan mensinergikan guna pengembangan perikanan agar ikan-ikan segar yang setiap harinya bisa menghasilkan 300 sampai 500 ton jika dikumpulkan dari hasil seluruh nelayan bias digunkan oleh daerah sendiri khususnya Rokan Hilir umumnya seluruh pelosok Indonesia dengan harga yang bisa memberi kebutuhan masyarakat nelayan dengan harga Nasional dan Dinas Perikanan juga termasuk melestarikanĀ  Budidaya Kerang yang menjadi makanan Khas Rohil. Untuk itu keberadaanya harus dipertahankan mengingat sejauh ini belum ada metode untuk pembenihan kerang tersebut.

“Dengan potensi lautan yang kaya hendaknya diimbangi dengan budidaya, apalagi kalau hasil laut sampai dimanfaatkan dari luar, ini jelas bakal menjadi persoalan” ujarnya.

Sejauh ini keberdaan Forum Koordinasi Tindak Pidana Perikanan telah terbentuk di Kabupaten Rokan Hilir namun ia berharap agar kedepanya bisa terbentuk lagi forum yang bisa melindungi hasil laut kita dari para Fishing Luar Rohil yang menjarah hasil perikanan di Perairan Kabupaten Rokan Hilir yang sudah kita ketahui begitu banyak kapal kapal pukat harimau yang masuk keperairan Rokan Hilir sehingga ikan ikan dan hasil laut lainnya belum sempat berkembang biak sudah habis di Jarah oleh Nelayan nelayan luar yang tidak bertanggung jawab dan kami dari Dinas Perikanan terus melakukan Patroli diperairan Rohil dan juga kepada para nelayan Rokan Hilir agar bekerja sama untuk memberantas Fishing Fishing luar yang membuat kita resah dan susah untuk menikmati Hasil laut Kita sendiri maka kami pihaknya Dinas Perikanan terus melaksanakan kegiatan sosialisasi guna menerapkan peraturan dan undang-undang yang berlaku kepada seluruh Masyarakat Nelayan ungkap M.Amin, ia menyadari bahwa saat ini banyak nelayan luar yang masuk keperairan Rokan Hilir ujar Amin. (M.Chandra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here