Patrik Tatang Ketua IPK membawa 34 Kadernya Menghadiri HUT IPK Ke 59 Di Perawang

redaksi
1223

DUMAI, TINTARIAU.COM, Jum’at 29 Agustus 2025 – Rombongan peserta DPD II IPK Dumai Menggunakan 1 unit bus  yang berisi kan sebanyak 34 kader DPD II IPK Dumai, tujuan berangkat ke Perawang Kabupaten Siak guna mengikuti perayaan peringatan HUT ke-56 IPK ( 28 Agustus 2025 )

Titik lokasi keberangkatan di halaman rumah kediaman Bendahara DPD II IPK Dumai, Zainal Arif, sebelum rombongan berangkat, terlebih dahulu diiringi doa oleh Wakil Ketua, Bung Tyas.

Disampaikan oleh Ketua DPD II IPK Dumai, Patrik Tatang, keberangkatan rombongan itu mengikuti perayaan merupakan bentuk kebersamaan dan rasa kekeluargaan sesama IPK DPD di 12 Kabupaten/Kota yang ada di Riau.

“Untuk itulah kami kader DPD II IPK Dumai berangkat mengikuti perayaan HUT ke-56 IPK ini. Sesuai arahan Ketua DPD IPK Riau, Kasten Harianja, kebersamaan adalah kekuatan organisasi,” ucap Patrik Tatang didampingi Sekretaris Ahmad Taufik dan Beberapa Zainal Arif.

1224

Untuk diketahui, peringatan HUT ke-56 IPK tingkat provinsi Riau Tahun 2025 dipusatkan di Perawang berdasarkan penunjukan DPD IPK Riau. Itu sebabnya, seluruh biaya perayaan acara ditanggung oleh DPD IPK Riau. Adapun keberangkatan rombongan DPD II IPK Dumai berdasarkan “Surat Tugas Bersama” Nomor: 014/ST/DPC-IPK/DMI/VIII/2025 tanggal 27 Agustus 2025, ditandatangani Ketua Patrik Tatang.

Turut hadir dalam rombongan Wakil Ketua Donny Petrus Situmeang, Wakil Ketua Albekri, Wakil Ketua Kamartias – Tyas AG, Wakil Ketua Robi Sugianta, DanSatGas Donny Hutagaol, Ketua Bidang OKK Anwar Sadat serta WaDanSatGas Jefry Andika.

Perayaan yang diisi dengan persembahan tari-tarian daerah, penampilan polisi cilik serta aksi karateka (Ikado) anak-anak dari kader IPK Siak itu mendapat applaus dari peserta dan masyarakat yang hadir.

1229

Tampak Lapangan Motuyoko Kota Perawang sebagai tempat penyelenggaraan acara, dibanjiri warna loreng biru para kader dari 11 kabupaten/kota se-Provinsi Riau plus kader tuan rumah.

Target panitia menghadirkan 3.000 kader se-Riau tampaknya nyata tercapai. Sementara panitia serta Satgas Inti Maha Sakti Karya IPK Perawang disibukkan dengan menyambut kedatangan tamu undangan serta memastikan ketertiban, kelancaran dan keamanan acara berjalan sesuai rencana.

Dalam sambutannya, ketua panitia acara Unggal Gultom mengatakan, bahwa acara perayaan peringatan HUT ke-56 IPK itu bukan hanya sekedar seremonial saja.

1225

“Tapi juga dibarengi pengabdian IPK ke masyarakat dalam bentuk aksi sosial,” ungkap Unggal Gultom.

“Adapun aksi sosial yang dimaksud adalah berupa pemberian santunan bagi anak yatim-piatu dan disabilitas, penanaman 1.000 bibit pohon, pembagian 1.000 paket sembako dan pencabutan undian sebanyak 4 UMKM yang hadir, senilai Rp 560.000/Pemenang,” pungkas Unggal Gultom. Hari itu masyarakat Perawang Tualang bertabur kebaikan dari panitia pelaksana.

Pemotongan kue ultah ke-56 merupakan acara utama perayaan hari itu. Ketua DPD IPK, Riau Kasten Harianja diperkenan memotong kue dan membagikan ke tamu undangan.

1228

Sementara itu, Ketua Kasten Harianja, sebelum masuk ke inti sambutannya, terlebih dahulu memperkenalkan orang-orang yang telah berkontribusi dalam ia menghidupkan kembali OKP IPK itu di Riau.

“Saya merupakan anak asli Perawang. Dan saat kecil, saya sudah kenal dan berada dalam didikan Bapak Yunus Liem, SH., (Abun),” terang Kasten Harianja, sambil meminta orang yang dimaksud berdiri. Hal yang sama juga ia terapkan kepada para Ketua DPD IPK Kabupaten/Kota lainnya. Itu merupakan penghormatan Kasten Harianja kepada setiap Ketua DPD II IPK se-Riau.

Sejarah berdirinya IPK pada tanggal 28 Agustus 1969 di Medan oleh Sahara Oloan Panggabean (Olo Panggabean) sempat pula ia ceritakan secara singkat. Urainya, bahwa IPK diisi kader dengan ragam latar belakang, baik suku, agama ras dan kelompok atau golongan. Sejak 1997 IPK merupakan organisasi independen, bebas dari pengaruh parpol.

1227

“Maksud didirikannya IPK oleh Olo Panggabean adalah untuk memberdayakan, memandirikan dan mengkaryakan pemuda. Dan saat ini, IPK sudah berdiri di hampir provinsi Indonesia,” pungkas Kasten Harianja.

Sementara Plh Sekdaprov Riau M Job Kurniawan mengajak ribuan kader yang hadir, agar lewat acara perayaan hari itu, bisa menjadi ruang refleksi bagi semuanya.

“IPK adalah milik kita semua. Saya ingin IPK itu bisa bersatu dalam kebersamaan untuk berkontribusi bagi masyarakat. Kami juga ingin IPK jadi mata dan telinga pemerintah dalam menjaga persatuan,” tandas M Job Kurniawan.

( Redaksi TR / Sri.N )

Penulis: Sri.NEditor: Redaksi TR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *