DUMAI TINTARIAU.COM Selasa 30 Desember 2025 – Pasca dilantik pada 19 Desember 2025 lalu, Direktur Utama RSUD dr. Suhatman, MARS Kota Dumai, dr. Eka Viora Effendi, mulai memetakan langkah strategis untuk membawa perubahan besar di rumah sakit pelat merah tersebut.
Fokus utamanya adalah melakukan pembenahan di segala lini, khususnya pada bagian pelayanan poliklinik dan obat yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat akibat antrean yang panjang.
Dalam agenda silaturahmi bersama wartawan Tintariau.com , dr. Eka Viora secara terbuka membedah tantangan yang dihadapi RSUD saat ini.
Menurutnya, masalah utama bukan terletak pada kompetensi medis, melainkan pada aspek pelayanan dan keramahan kepada pasien.”Sebenarnya potensi yang ada di RSUD ini sangat banyak. Tenaga kerja kita unggul-unggul, kalau soal skill tidak perlu diragukan lagi.
Beliau menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan secara bertahap demi memulihkan citra rumah sakit di mata warga Dumai.”Saya ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di rumah sakit ini, Pelan-pelan saya akan membenahinya dan saya sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk bisa menjalankan amanah ini dengan maksimal,” tambahnya.
Selain fokus pada layanan konsumen, dr. Eka juga menyiapkan langkah manajerial yang signifikan, Memasuki awal tahun 2026, RSUD dr. Suhatman Kota Dumai akan melakukan penyesuaian Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru.
Perubahan dalam struktur ini adalah penambahan kursi Wakil Direktur (Wadir), Jika sebelumnya RSUD hanya memiliki dua orang Wadir, ke depan struktur organisasi akan diperkuat menjadi tiga orang Wadir. Langkah ini diambil untuk memastikan pengawasan di tiap divisi lebih tajam dan responsif terhadap keluhan masyarakat.
Dengan adanya nahkoda baru dan penyegaran struktur organisasi ini, diharapkan RSUD dr. Suhatman Kota Dumai dapat memberikan wajah baru pelayanan kesehatan yang lebih cepat, profesional, dan humanis bagi seluruh warga Kota Dumai.
( Redaksi TR / Sri.N )














